Menanggulangi Sedimentasi Lumpur Menggunakan Geotube


Padatan tersuspensi pada air kotoran produksi tentunya akan amat berpengaruh tentang kualitas uap yang bakal dibuang di badan larutan, oleh karena itu perlu adanya instalasi khusus untuk dapat menyembunyikan material tersuspensi tersebut laksana settling pond, atau spesies IPAL yang lain, Pada kesabaran industri yang menggunakan instalasi pengelolaan larutan limbah (IPAL) seperti usaha pembuatan minyak goreng, & Industri pertambangan biasanya selalu ada penghapusan kolam-kolam endapan agar sedimen-sedimen lumpur bukan mengganggu markah air yang akan dikeluarkan.

Banyak jalan yang mampu dilakukan untuk mengurangi pemfokusan sedimen lendut pada pasu pengendapan, laksana melakukan pengerukan manual secara berkala, namun, untuk kapasitas kolam endapan yang cukup luas tentunya cara itu akan rumpil dilakukan. Teknologi geotube yaitu salah satu solusi untuk mampu mengurangi sedimentasi lumpur yang tidak mungkin dilakukan pengerukan dengan menggunakan excavator.

Geotube yaitu teknologi pengerukan lumpur dalam kolam-kolam pengendapan dengan mempergunakan pompa dredger (kapal keruk), kemudian lumpur yang terpadu dengan uap ini dengan dipompa ke wadah-wadah yang berbentuk kembut besar (tube) melalui pembuluh. Sebelum cukup ke karung-karung besar itu, air yang dipompa tersebut dicampur secara menggunakan minuman kimia tertentu yang beroperasi untuk menggiat proses pengendapan (flokulan).

Flokulan akan membuahkan padatan tersuspensi yang punya diameter amat halus ini membentuk flog-flog atau kompleks karena baku mengikat, oleh karena itu mengakibatkan massanya akan semakin bertambah yang akan mengundang padatan tersuspensi ini mengendap.

Wadah besar yang digunakan untuk menyekat air yang mengandung padatan tersuspensi itu memiliki liang roma halus yang masih memungkinkan air siap meresap keluar, sehingga padatan tersuspensi atau lumpur-lumpur tersebut akan terperangkap di dalam tube tersebut.

geogrid polyethylene Air yang tampak dari pori-pori wadah (tube) akan terdapat TSS yang sangat kecil, karena lendut atau padatan terlarut terpukau dalam tube tersebut & dalam sejumlah hari dengan mengering. Wadah-wadah besar yang berisi lumpur kering ini dapat dimanfaatkan sebagai penahan timbunan (disposal) atau terkadang digunakan sebagai bendungan pada laut.